Fakta-fakta Menarik Tentang Tintin yang Jarang Diketahui

Tintin adalah salah satu tokoh dalam komik dan disukai banyak orang. Karakter yang dibuat oleh Herge yang merupakan kartunis asal Belgia dapat memenangkan cinta dari berbagai kelompok. Biasanya Tintin akan ditemani anjing bernama Milo dan Captain Haddock untuk berpetualang bersama di berbagai negara.

Fakta Tintin

  1. Rambut jambul

Tintin memiliki simbol gaya rambut khasnya yaitu dengan rambut jambul. Pada setiap petualangannya, karakter ini selalu tampil dengan rambut jambulnya ditemani Milo. Namun sketsa awal Herge tidak menunjukkan bahwa Tintin memiliki lambang.

Tintin
Tintin

Saat pertama kali komik Tintin diterbitkan, rambut Tintin memang terlihat lebih lurus. Namun pada perilisan komik berikutnya, rambut jambulnya mulai dibuat pada adegan tertiup angin saat ia masuk ke dalam mobil. Kemudian hingga saat ini rambut jambul Tintin masih tetap ada yang menjadi ciri khasnya.

  1. Debut di surat kabar

Berbeda dengan karakter komik lain yang dibuat langsung dalam bentuk komik, Tintin berawal dari imajinasi Herge yang muncul pertama kali di koran. Tempat bekerja seorang pria bernama Georges Prosper Remi sebagai editor “memaksanya” mengembangkan komik yang ditujukan untuk anak-anak dan remaja

Kemudian di tanggal 10 Januari 1929, Tintin hadir di dalam koran Le Petit Vingtieme. Dimulai dengan kemunculannya di surat kabar dan akhirnya berkembang menjadi komik, serial TV, dan akhirnya dibuat menjadi film pada tahun 2011.

  1. Tuduhan rasis

Di dalam salah satu ceritanya, Tintin datang ke Kongo yang berada tepat di Afrika. Herge yang merupakan penulis Herge dituduh rasis untuk plot ciptaannya. Saat itu, banyak orang percaya bahwa Herge menggunakan sikap demografis yang naif untuk menggambarkan orang Kongo. Herge sebenarnya tidak bermaksud begitu, tapi masyarakat Kongo mulai mengkritik Herge.

Pada akhirnya cerita ini sudah berkali-kali diubah, dan sekarang sering dijual dengan peringatan di dalamnya tentang cerita tersebut. Meski akhirnya didakwa tidak bersalah, label Herge sebagai seorang rasis belum bisa hilang sepenuhnya. Pencinta komik Tintin mencoba membuktikan bahwa meskipun cerita di dalam komiknya banyak mengandung stereotip, Tintin sendiri adalah sebuah karakter yang  konsisten dan jujur ​​berdasarkan kenyataan.

  1. Propaganda Anti-Jepang

Ketika Herge menciptakan “The Blue Lotus” pada tahun 1934 yang merupakan awal dari Perang Tiongkok-Jepang. Herge mendapat bantuan untuk “The Blue Lotus” dari temannya Zhang Chongren. Dengan bantuan Zhang, ia belajar tentang cerita dan deskripsi bahasa Mandarin. Selain itu, ceritanya dikatakan menunjukkan bahwa Herge dianggap anti-Jepang dan pro-China. Dia percaya bahwa semua karakter Jepang itu jahat, bukan karakter China.

Alur cerita ini disukai oleh orang China dan bahkan otoritas lokal mengundang Herge untuk mengunjungi negara tersebut. Di sisi lain, slogan-slogan yang ada pada karya Herge yang dilukis oleh Zhang Chongren membuat Jepang bereaksi keras.

  1. Tintin lebih dulu ke bulan

Herge ternyata telah menulis tentang eksplorasi Tintin di bulan jauh sebelum ada yang mendarat di bulan yang dikirim oleh NASA. Dari tahun 1952 sampai 1953, Majalah Tintin menceritakan kisah petualangan Tintin setiap minggu. Di saat yang sama, Neil Armstrong dan Bath Aldrin membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai bulan, di tahun 1960-an.

Fakta-fakta ini jarang diketahui oleh sebagian orang namun tentu tidak bagi penggemar Tintin. Tintin yang sangat populer membuat banyak koleksi Tintin yang bisa dibeli. Ada sebuah toko online Tintin Shop Singapore Official Store di Blibli.com yang khusus menjual koleksi Tintin termasuk figura limited edition.

About the Author: Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *