Mengenal Rehabilitasi Medis Pada Gangguan Skoliosis

Bagi penderita skoliosis atau gangguan pada tulang belakang, mendapatkan penanganan yang tepat perlu segera dilakukan untuk mencegah kondisinya menjadi lebih buruk. Salah satunya adalah dengan melakukan scoliosis rehab pada klinik khusus tulang belakang seperti pada https://scoliosiscare.id/rehabilitasi/ ini.

Sebelum memutuskan untuk melakukan rehabilitasi, tentunya Anda perlu mengetahui lebih dulu seperti apakah rehabilitasi yang akan dijalankan. Cara mendiagnosis gangguan skoliosis

Seperti yang Anda ketahui bahwa skoliosis umumnya terjadi lantaran kondisi gangguan posisi tulang belakang yang tidak seimbang dan membentuk seperti huruf C atau S. Kondisi ini bisa dilihat dari posisi lekukan tulang belakang yang tidak normal pada penderitanya. Apabila kondisi ini tidak diobati sesegera mungkin, dikhawatirkan skoliosis bisa membuat posisi kepala tampak bergeser dari tengah dansatu pinggul serta pundak menjadi lebih tinggi daripada sisi yang satunya.

Rehabilitasi Medis Pada Gangguan Skoliosis
Rehabilitasi Medis Pada Gangguan Skoliosis

Pada umumnya, ahli medis akan mendiagnosis gangguan skoliosis pada penderita melalui anamnesis, pemeriksaan fisik maupun dengan pemeriksaan penunjang. Adapun pada saat dilakukan pemeriksaan skoliosis, baju pasien nantinya akan dibuka agar tulang belakang bisa diperiksa secara langsung.

Tak hanya itu saja, pemeriksaan dalam posisi berdiri dan membungkuk juga umumnya dilakukan untuk melakukan evaluasi bentuk dan derajat kurvatura yang terbentuk pada berbagai posisi. Dalam mengetahui bentuk dan derajat kurvameter tanpa foto radiografi ini, ahli medis biasanya akan menggunakan alat bernama skoliometer.

Bagaimana proses scoliosis rehab pada penderita?

Pada umumnya, penderita yang ingin terbebas dari gangguan skoliosis bisa menggunakan alat brace atau juga bisa melakukan operasi sesuai dengan prosedur yang berlaku. Berbeda dengan alat bantu brace, penderita yang memilih jalur operasi biasanya diharuskan untuk melakukan perawatan pemulihan pasca operasi. Hal ini bertujuan agar gejala–gejala yang dialami penderita setelah operasi bisa hilang.

Seperti halnya pada klinik–klinik rehabilitasi skoliosisis lainnya, penderita yang melakukan proses rehabilitasi di Klinik Scoliasis Care nantinya akan memperoleh latihan–latihan tertentu untuk mengembalikan fungsi otot, memulihkan soft tissue, dan mampu menguatkan saluran pernapasan dan koordinasi tubuh. Adapun latihan yang biasanya diberikan bagi penderita setelah melakukan operasi tulang belakang yakni sebagai berikut :

  • Meningkatkan pemulihan kesadaran penderita mengenai postur yang baru dan mengurangi postur skoliosis yang lama.
  • Melakukan pencegahan bagian ruas tulang belakang yang tidak dioperasi agar tidak membentuk pola skoliosis nantinya.
  • Melakukan latihan koreksi postural untuk menstabilkan bagian atas dan bawah tulang yang dioperasi.
  • Memberikan edukasi aktivitas kehidupan sehari – hari untuk pemulihan pasca operasi skoliosis.
  • Memimalkan rasa kecemasan dan trauma pasien akibat tindakan operasi yang dilakukan.

Demikianlah beberapa ulasan menarik yang perlu Anda ketahui seputar rehabilitasi gangguan tulang belakang skoliosis semoga dapat membantu.

About the Author: Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *